1. Metode penyimpanan
Suhu dan kelembaban gudang tempat penyimpanan kawat las dapat dikontrol dan disesuaikan. Ruangan harus tetap kering, bersih dan dipanaskan jika perlu untuk mencegah suhu ruangan turun di bawah titik embun. Kelembaban relatif tidak boleh melebihi 60 persen, dan suhu ruangan harus di atas 15 derajat Celcius.
Jika suhu ruangan lebih rendah dari 10 derajat Celcius, saat kawat las dibuka di lingkungan bersuhu lebih tinggi, uap air akan mengembun di permukaan kawat las, sehingga mudah menimbulkan pori-pori pada las. Beberapa tindakan anti lembab yang diperlukan juga harus diambil, seperti menjaga ventilasi yang baik, menggunakan bahan anti lembab atau penurun kelembapan, dll.
Penyimpanan bahan las harus teratur, diklasifikasikan dan disimpan di area yang berbeda. Karton luar tidak boleh ditumpuk atau disandarkan satu sama lain, dan interval yang sesuai harus dipertahankan. Bahan las yang berbeda harus diklasifikasikan dan disimpan di area yang berbeda, dan memiliki tanda pembeda yang jelas. agar tidak tercampur. Bahan las bagian bawah harus dijaga pada jarak tertentu dari tanah dan dinding untuk mencegah kelembapan, dan ketinggian tumpukan tidak boleh terlalu tinggi.
2. Keringkan kembali jika perlu
Setelah kawat las dikeluarkan dari kemasan aslinya, umumnya tidak perlu dipanggang kembali. Jika memungkinkan, sebaiknya habis dalam waktu 2 hari setelah membuka kemasan aslinya. Kembalikan ke kemasan aslinya, dan tutup kembali dengan hati-hati dengan foil asli.
Jika suhu gudang yang ada jauh dari suhu yang disarankan pada angka 2 di atas, maka perlu dipanggang kembali dengan suhu 200 derajat Celcius selama 2 jam.





